Bahasa Dayak Tunjung / Gahan tonyooi Part 2

Pada sesi ini kita akan mempelajari mengenai Imbuhan yang ada di dalam bahasa Dayak Tunjung. BAhasa Dayak Tunjung Juga sama dengan Bahasa Indonesia dalam penggunaannya sehari-hari.. namun ada beberapa perbedaan seperti:
1. Penggunaan kata Di-
Penggunaan kada Di- didalam bahasa Dayak Tunjung ada sedikit perbedaan dengan Bahasa Indonesia dimana perbedaan ini tergantung pada kata apa yang ingin kita ucapkan (Kata Kerja / Kata Benda /Kata Keterangan). Ada 2 kata Di- dalam bahasa Dayak Tunjung seperti Te- dan De-.
– Te- / Di-
Jadi untuk Te- ini lebih tepat kita gunakan dalam menyatakan kata kerja. misalnya :
– dimakan = Te-nguman = Tenguman (Walaupun kata dasarnya adalah Kuman (makan), tapi yang kita pakai adapah nguman.)
– digigit = te-ngeket = tengeket
– Diminum = te-muruuq = temuruq
– dibantu = Te-ngawat= tengawat (kata dasar AWAT=Bantu)
– dipeluk = te-ngepakng = tengepakg
– dicium = te-ngenuuk = tengenuk
– dijelekan = te-ngempejai = tengempejai (kata dasar PEJAI=Jelek)
– Dibaguskan = Te-ngempore= tengempore (kata dasar=PORE=bagus)
– dibuat = te-nengaq = tenengaq
– dijemur – te-nuhiq= tenuhiq

2. Kata yang memiliki makna Ambigu
Sama halnya dengan Bahasa Indonesia, didalam Bahasa Tunjung juga memiliki sebuag kata yang ambigu atau memiliki makna ganda. dalam hal ini, sebuah kata bisa jadi mengandung 2 arti. contoh:
Nengaq= kata ini mengandung 2 arti yaitu MENYISAKAN atau MEMBUAT. Jauh bukan…hehhe…. Ya ini tergantung dari bagaimana kita mengucapkan huruf “e”nya.
Jika kita mengatakan kata Nengaq (huruf e dibaca seperti huruf e pada kata leptop/depan) maka nengaq akan berarti MENYISAKAN. Tapi jika kita mengatakan kata Nengaq (huruf e dibaca seperti e pada kata bersama/kemana) maka ia akan berarti MEMBUAT.
Nyaman= kata nyaman juga memiliki makna Ambigu, tergantung bagaimana kalimat yang kita gunakan. “NYAMAN kem unya” = ” Namamu siapa” , “Nyaman ke ugai tieh” = enak banget buah ini…. hanya tergantung pada kalimat yang kita gunakan
(masih banyak sebenarnya, cuman agak lupa, tar kalo ingat baru deh diposting) heheheeh

3. Kata yang memiliki makna khusus
Kata khusus disini salam arti dimana sebuah kata itu hanya khusus digunakan untuk kata tertentu sedangkan hal yang dilakukan sama.
-Mencuci, dalam hal ini adalah mencuci pakaian dan memncuci piring. walaupun keduanya sama-sama dalam dalam konteks mencuci namun penggunaan kata dalam bahasa Tunjung kedaunya tidaklah sama.
Berupuk= Kata berupuk lebih tepat digunakan dalam hal “mencuci pakaian”. Jika kita mengucapkan kata “Berupuk”, maka orang pasti tau jika kita ingin mencuci pakaian.
Beroheq= Kata ini Lebih tepat digunakan dalam hal mencuci piring (alat dapur). sama halnya dengan “beroheq”, jika kita mnegatakan “beroheq” orang pasti tau kalao kita akan mencuci alat dapur.
Kita tidak bisa menggunakan kata “berupuk” jika ingin mencuci piring (alat dapur) begitu juga sebaliknya.

4. Kata Bantu/Kata penegas
Bahasa Dayak Tunjung juga memiliki kata bantu atau kata penegas dimana kata ini tidak mempunyai arti melainka hanya sebagai pelengkap kalimat.
-saaq = ini merupaka sebuah kata bantu yang digunakan untuk MEYAKINKAN/ KATA PENEGAS. misalnya.. Koi saaq yaq nengaq ke = kamu yang buatnya, disini kata SAAQ ingin menegaskan kalau yang harus membuat itu adalah KAMU, bukan AKU. “Iyaq saaq” = Iya dong…
-ming=biasanya Ming umumnya digunakan sebagai pelengkap kata PENYANGKALAN/TIDAK MEMPERCAYAI SESUATU namun bisa juga digunakan sebagai tanda Ketakutan jika diteriakan MiiiiiiiiiiiiiiiiiiiNG dengan sangat panjang..
-alee= juga sebagai kata pelengkap. bisanya jika ada orang yang berkata sombong.. org cendrung menggunakan kata aleeee kuq…. kurang lebih hampir sama dengan kata Ming, tidak mempercayai / tidak mengiyakan
-mam = Nah kalo kata yang ini juga diartikan sebagai kata penegas terhadap suatu benda untuk meyakinkan org yang mendengar…. misalnya sebuah yang sangat besar = Hajaq Maam (artinya kita ingin menegaskan bahwa sesuatu itu memang sangat besar). Itit maaam (artinya kita ingin menegaskan bahwa sesuatu itu memang kecil)
-ah= kalo yang ini biasanya kata pelangkap yang digunakan dalam kata tanya. Gin kepm ah? = punyamu bukan? , Bujur ah?= betul kah? ,
-eh= kata eh juga biasanya digunakan untuk pelengkap dlam kata tanya. ewah menya koq eh?? mau kemana kamu??
-pooh/puuh= biasanya digunakan untuk mengeluhkan sesuatu
-bee
-ceh/seh

(Kalo ada kata-kata yang salah atau kurang tepat, mohon dikoreksi ya teman)hehhehehe



4 thoughts on “Bahasa Dayak Tunjung / Gahan tonyooi Part 2

  1. Ping-balik: dalmasiushendro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s